News
health
“GPS”
Otak yang Tak Pernah Mati
OTAK
manusia memang menakjubkan. New York University (NYU) Langone Medical Centre
baru-baru ini melakukan penelitian khusus terkait dengan system navigasi otak.
Penelitian itu sekaligus menjawab tentang orang yang berjalan dalam tidur (sleepwalker), bisa mengenali kondisi
sekitar, dan mampu berjalan tanpa menabrak apa pun.
Jika diibarkatkan kompas, otak manusia memiliki “jarum”
penunjuk arah yang senantiasa bergerak. Bahkan, saat manusia tertidur, jarum
tersebut memberikan kepekaan terhadap arah tanpa perlu membuka mata. Kepekaan
itu berkaitan dengan kebiasaan serta pengukuran yang telah masuk ke alam bawah sadar.
“Kepekaan arah merupakan bagian penting dari sitem
navigasi. Kita dapat mengatur ulang kompas dan peta di dalam kepala secara
instan. Misalnya, saat kita baru keluar dari kereta api bawah tanah, otak
langsung mengorientasikan dirinya,” kata Grorgy Buzaki, professor Neural
Sciences, NYU.
Penelitian tersebut mempelajari rapid eye movement (REM) pada tahap bermimpi ketika aktivitas
listrik di otak hampir tidak bisa dibedakan dengan saat terjaga. Ketika
gelombang tidur melambat, aktivitas otak turun signifikan. Pada waktu itu,
jarum kompas di otak justru bergerak 10 kali lebih cepat. Jadi, manusia “melihat-lihat”
dalam tidurnya lebih banyak daripada saat terjaga. (Daily Mail/rim/c14/dos)
Makanan
Organik yang Menguntungkan
JIKA menyebut
tentang makanan organik, mungkin yang terbayangkan adalah kecambah atau
campuran sayuran yang hambar dan tidak menarik untuk disantap. Yang terpikirkan
mungkin adalah manfaat besar yang diberikan bagi tubuh daripada mengonsumsi
makanan olahan. Namun, di balik itu semua, ada keuntungan lain dari makanan
organik yang mungkin belum disadari. Beberapa diantaranya adalah sebagai
berikut.
Makanan organik tersebut mengenyangkan. Makanan olahan
dengan tambahan berbagai perasa dan bumbu terkadang justru menambah nafsu makan
dan menjadikan perut selalu terasa lapar.
Makanan organik tidak memerlukan pengawet apapun karena
pasti dikonsumsi dalam kondisi segar.
Makanan organik adalah menu cepat saji. Anda tidak perlu
repot memasak atau mengolahnya terlebih dahulu.
Makanan organik selalu sesuai dengan kebutuhan tubuh
terhadap makanan. Kandungan gizi dan nutrisi di dalamnya pasti diserap langsung
oleh tubuh. (The Huffington
Post/rim/c20/dos)
Sumber: JAWA POS;
Kamis, 12 Maret 2015