Google search

Custom Search

Translate

Wednesday, 25 October 2017

CUACA PANAS

Tip Jaga Kondisi di Cuaca Panas

                
           
BELAKANGAN ini hawa di Kota Surabaya dan sekitar terasa panas. Bahkan, dalam beberapa hari, suhu bisa mencapai 36 derajat Celcius. Menurut dr Irene Stephanie Surjadibrata SpSD, dokter spesialis internis Siloam Hospitals Surabaya, angka tersebut masih aman bagi tubuh. “Dikatakanekstrem kalau sudah 40 derajat Celcius,” katanya.
                Cuaca panas menimbulkan perubahan pada kondisi tubuh. Banyaknya keringat yang keluar bisa membuat tubuh kekurangan cairan atau dehidrasi. Di antara gejalanya adalah pusing, berkeringat, kulit yang menjadi kering dan merah, serta denyut jantung cepat, dan napas menjadi dangkal.
                Panas juga bisa mengganggu kinerja sel dalam tubuh. Alhasil, daya tahan tubuh melemah. Dengan demikian, tubuh rentan terkena penyakit. Terutama penyakit yang disebabkan virus. “Misalnya, infeksi saluran cerna, infeksi saluran pernapasan, diare, dan flu yang komplikasinya ke bronkitis,” jelas Irene.
                Cuaca panas juga membuat udara lembap. Kondisi itu mengakibatkan penyakit asma mudah kambuh. Begitu pula alergi. Misalnya, rinitis alergi atau radang selaput hidung dan dermatitis atau peradangan kulit. Salah satu tanda dermatitis adalah gatal-gatal pada kulit. “Kalau sebelumnya punya riwayat itu, dermatitis akan mudah kambuh,” kata Irene.
Orang yang memiliki riwayat sakit paru-paru, jantung, ginjal, obesitas, hipertensi, dan diabetes diharapkan lebih berhati-hati karena memiliki risiko yang lebih tinggi. Selain itu, anak-anak dan lanjut usia karena daya tahan tubuhnya tidak seoptimal orang dewasa sehat. “Baik memiliki riwayat penyakit atau tidak, sebaiknya perhatikan kondisi kesehatan,” ujar Irene. (adn/c7/ayi)
Apa yang harus dilakukan?
·      Minimalkan aktivitas di luar ruangan. Usahakan melakukan aktivitas di dalam ruangan yang suhu dan kelembapan udaranya tetap stabil. Termasuk ketika berolahraga.
·      Konsumsi cairan minimal 2 liter per hari. Jika terpaksa beraktivitas outdoor , tingkatkan asupan cairan. Biasanya tambah sekitar 500 cc per hari. Boleh minum air mineral atau minuman yang mengandung elektrolit. Tinggal diselang-seling saja sesuai kebutuhan.
·      Untuk meningkatkan daya tahan tubuh, jangan lupa mengonsumsi jus buah dan vitamin.
·      Konsumsi makanan berkuah untuk menambah asupan cairan. Kurangi makanan yang terlalu asin. Sebab, garam mengandung natrium yang menyerap cairan dalam tubuh.
·      Jaga pakaian tetap kering supaya memperkecil risiko dermatitis atau alergi pada kulit. Ganti pakaian kalau sudah terkena keringat. Termasuk pakaian dalam. Taburkan bedak yang menyerap keringat supaya kulit tetap kering.

Sumber: FOR HER Jawa Pos, 17 Oktober 2017

No comments:

Post a Comment