Wacana Label Peringatan Kanker pada Kopi
LOS ANGELES- Di California, AS, kemasan
kopi mungkin saja bakal dilengkapi dengan peringatan tentang potensi pemicu
kanker. Tunggu... Sebenarnya buruk kondisinya? Latar belakangnya, Dewan
Pendidikan dan Penelitian tentang toxics mengajukan
tuntutan di California pada 2010. Tujuannya, memberikan peringatan kepada
konsumen kopi mengenai acrylamide.
Acrylamide merupakan
zat sampingan yang dihasilkan pada pemanggangan biji kopi. Namun, apakah kita
harus menghindari kopi sama sekali? Sanggupkah? American Cancer Society (ACS)
menjelaskan, acrylamide terbentuk
saat makanan tertentu dimasak dengan cara tertentu. Menggoreng, memanggang,
serta roasting pada suhu tinggi dapat
menimbulkan reaksi antara gula dan asam amino dalam produk kentang,
biji-bijian, dan kopi. Perpaduan itulah yang kemudian menghasilkan zat kimia.
Masalahnya,
kita tidak benar-benar tahu seberapa buruk dampak mengkonsumsi acrylamide dalam makanan atau minuman.
“Yang sudah diketahui, berdasr studi pada hewan, ada peningkatan risiko kanker karena
konsumsi acrylamide dalam kadar
tinggi,” terang J. Leonard Lichtenfeld MD, kepala deputi kesehatan ACS.
Meski begitu,
belum ada bukti positif bahwa acrylamide berpotensi
memicu kanker pada manusia. Sejauh ini, acrylamide
diketahui terdapat dalam kopi. Namun, kopi tidak diketahui sebagai penyebab
kanker. “Karena itu, risiko acrylamide pada
kopi minimal, jika memang ada,” kata Lichtenfeld. (cnn/c18/nor)
Sumber:
Jawa Pos, 3 April 2018
No comments:
Post a Comment