Penderita Diabetes Makin Muda
DIABETES
tipe 2 rentan menyerang anak-anak.
Diabetes jenis tersebut dipicu gaya hidup yang tidak sehat serta kegemukan.
Baru-baru ini, di Amerika Serikat, muncul penderita diabetes tipe 2 yang masih
berusia 3 tahun. Saat diperiksa, dia menunjukkan gejala mirip orang dewasa
seperti obesitas dan kadar gula darah tinggi.
Sebenarnya, kasus diabetes pada
anank lazim ditemui. Namun, kebanyakan merupakan tipe 1. Yakni, yang
ditimbulkan kinerja sistem imun yang abnormal. Meski demikian, kondisi gadis
cilik pengidap diabetes tipe 2 tersebut membaik setelah berat badannnya
menurun.
Sebelumnya, si kecil datang dengan
bobot 35 kilogram. Setelah menjalani terapi dan diet, dia mampu menurunkan
bobot hingga 9 kilogram dalam enam bulan. “Gula darah dan kondisi tubuhnya kian
membaik. Dia bisa kembali beraktivitas normal,” ucap Dr Justin Warner, kepala penanganan
diabetes di Royal College of Pediatrics and Child Health.
Dia menjelaskan, banyaknya anak
dengan obesitas dinilai sangat memprihatinkan. Sebab, risiko penyakit akan
makin tinggi. Parahnya, penelitian terbaru menunjukan, hampir 25 persen anak
mengalami kegemukan. “Bukan hanya diabetes, namun juga penyakit lain,”
imbuhnya.
Dalam jangka panjang, penyakit
tersebut bisa mengurangi kualitas hidup individu. Jika dibiarkan, angka harapan
hidup juga makin merosot.
Berdasaar penelitian Royal College
of Pediatrics and Child Health, anak-anak masa kini rentan mengalami penyakit
serius. Hampir 27 persen di antara mereka memiliki tekanan darah tinggi dan
risiko penyakit jantung. (BBC/fam/c5/jan)
Sumber:
Jawa Pos, 18September 2015
No comments:
Post a Comment