Google search

Custom Search

Translate

Saturday, 7 January 2017

Resolution

Resolusi Sehat = Tidak Sehat?

mulai menjalankan pola hidup sehat. Resolusi itu selalu muncul memasuki pergantian tahun (entah kapan dilaksanakan). Tidak heran, setiap tahun selalu ada tip diet maupun olahraga baru. Termasuk sepanjang 2016. Padahal, tidak semua tren “sehat” itu benar-benar bermafaat lho! Waduh, mana saja yang sebaiknya distop?(NBC News/fam/c7/na)

MEMASAK DENGAN MINYAK KELAPA
  Minyak kelapa dianggap lebih sehat daripada minyak biasa. Ternyata, minyak kelapa tidak disarankan karena berisiko menyumbat arteri sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung. “Minyak justru meningkatkan risiko gangguan kardiovaskuler karena kandungan lemak jenuhnya sangat tinggi,” ungkap Dr Andrew Freeman, ahli jantung dan anggota American College of Cardiology.
TIDAK NGEMIL SETELAH MAKAN MALAM
  Di atas pukul 20.00, banyak orang yang menghindari ngemil karena takut gendut. Menurut Dr Michelle Terry, profesor klinis di University of Washington, hal tersebut hanya mitos. “Jika Anda punya diabetes, makan cemilan ringan – sekitar 150 kalori dengan kandungan 15 gr karbohidrat – bisa membantu mengontrol kadar gula darah,” ungkap Terry. So, ngemil boleh, asal rendah garam, kalori, lemak, dan karbohidrat serta dalam porsi kecil. Jangan ngemil tahu tek.
MENETAPKAN TARGET DIET
  “Aku harus turun 5 kg dalam sebulan.” Begitulah resolusi setiap pelaku diet. Padahal, menurunkan berat badan adalah proses yang panjang dan bertahap. “Memasang resolusi seperti itu sangat tidak disarankan. Hal itu akan membuat frustasi,” jelas Nutrition Director Duke Diet and Fitness Center Elisabetta Potti. Potti menyarankan membuat resolusi yang lebih mudah diikuti dan realistis. Misalnya, membiasakan jalan kaki selama 15 menit, dua kali sehari. Selain itu, Potti merekomendasikan pengaturan pola makan.
FRUIT SMOOTHIES SIAP SAJI
  Fruit smoothies merupakan paduan susu dan buah segar yang punya banyak manfaat bagi tubuh. Namun, hal itu tidak berlaku buat fruit smoothies kemasan siap minum. “Sebotol ukuran 440 ml mengandung sekitar 40 hingga 50 gr gula, setara dengan 10-20 sendok teh gula,” kata dietitian Linda Antinoro. Padahal, kebutuhan gula orang dewasa per hari berkisar 100-150 kalori atau 6-9 sendok teh. Selain itu, kandungan serat dan zat gizi lainnya rentan hilang.
MEDICAL CHECK UP MESKI SEHAT
  Banyak orang yang melakukan cek kesehatan di rumah sakit mupun laboratorium hanya untuk berjaga-jaga. Apalagi, kini muncul teknologi medis yang makin canggih dan bisa dilakukan sendiri. Dr Elliot Nierman, internis umum dari associate profesor di University of Pensnsylvania, menjelaskan, check up berisiko memunculkan salah diagnosis (false positive). “Mereka akhirnya melakukan tindakan medis yang tidak perlu hingga akhirnya komplikasi. Check up idealnya dilakukan atas petunjuk dokter,” ucap Nierman.
Sumber: Jawa Pos, Selasa 3 Januari 2017






No comments:

Post a Comment