Google search

Custom Search

Translate

Tuesday, 22 March 2016

Inovation

Inovasi Obat TB untuk Anak

TUBERKULOSIS (TB) merupakan pembunuh anak-anak nomor wahid dunia. Berdasar data Badan Kesehatan Dunia (WHO), sepanjang  2014, 10 juta orang terinfeksi TB. Sebanyak 1,5 juta di antaranya meninggal dunia menyaingi kematian karena AIDS yang mencapai 1,2 juta. Sebanyak 400 ribunya merupakan anak-anak.
Meski demikian, ada harapan baru buat mereka yang tinggal di area pandemi TB. Badan penelitian dan pemerhati TB, TB Alliance, mengklaim, pihaknya telah menemukan formulasi obat khusus anak-anak. Tentu saja, penemuan tersebut melegakan banyak pihak. Sebab, TB mengakibatkan buta tuli, lumpuh, serta keterbelakangan mental pada penderita anak-anak.

Menurut CEO TB Alliance Mell Spigelman, obat tersebut berbentuk cair dan memiliki rasarasberi dan stroberi. Dosisnya pun telah disesuaikan dengan kebutuhan si kecil. “Orang tua atau pengasuh bakal lebih mudah memberikan obat tersebut secara teratur. Anak-anak pun tidak sulit saat diminta minum obat,” paparnya pada Reuters.
Bakteri penyebab TB amat mudah tersebar di daerah padat penduduk yang memiliki sanitasi dan nutrisi buruk. “Jika diperhatikan, persebarannya paling banyak terjadi di daerah berpenduduk miskin,” lanjut Spigelman. Mengingat hal tersebut, obat yang dikembangkan TB Alliance diproduksi masal dengan bantuan WHO sehingga harganya pun bakal amat terjangkau. (foxnews/fam/c23/jan)

Sumber: Jawa Pos, 4 Desember 2015

No comments:

Post a Comment