Inovasi Obat TB untuk Anak
TUBERKULOSIS (TB) merupakan pembunuh
anak-anak nomor wahid dunia. Berdasar data Badan Kesehatan Dunia (WHO),
sepanjang 2014, 10 juta orang terinfeksi
TB. Sebanyak 1,5 juta di antaranya meninggal dunia menyaingi kematian karena
AIDS yang mencapai 1,2 juta. Sebanyak 400 ribunya merupakan anak-anak.
Meski
demikian, ada harapan baru buat mereka yang tinggal di area pandemi TB. Badan
penelitian dan pemerhati TB, TB Alliance, mengklaim, pihaknya telah menemukan
formulasi obat khusus anak-anak. Tentu saja, penemuan tersebut melegakan banyak
pihak. Sebab, TB mengakibatkan buta tuli, lumpuh, serta keterbelakangan mental
pada penderita anak-anak.
Menurut CEO TB Alliance Mell Spigelman, obat tersebut berbentuk cair dan memiliki rasarasberi dan stroberi. Dosisnya pun telah disesuaikan dengan kebutuhan si kecil. “Orang tua atau pengasuh bakal lebih mudah memberikan obat tersebut secara teratur. Anak-anak pun tidak sulit saat diminta minum obat,” paparnya pada Reuters.
Bakteri
penyebab TB amat mudah tersebar di daerah padat penduduk yang memiliki sanitasi
dan nutrisi buruk. “Jika diperhatikan, persebarannya paling banyak terjadi di
daerah berpenduduk miskin,” lanjut Spigelman. Mengingat hal tersebut, obat yang
dikembangkan TB Alliance diproduksi masal dengan bantuan WHO sehingga harganya
pun bakal amat terjangkau. (foxnews/fam/c23/jan)
Sumber:
Jawa Pos, 4 Desember 2015
No comments:
Post a Comment