Google search

Custom Search

Translate

Monday, 22 August 2016

Jaga Paru-paru Saat Haji

Imunitas Mesti Bagus
Jaga Paru-Paru saat Haji
SURABAYA – Musim haji tiba. Ibadah yang merupakan rukun Islam kelima itu tidak hanya membutuhkan kesiapan rohani. Tapi juga fisik yang fit. Gangguan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) kerap menjadi langganan jamaah. Penyakit itu semakin menjadi masalah jika penderita sebelumnya terkena gangguan paru-paru.
Ada tiga jenis penyakit paru-paru yang paling banyak diderita orang Indonesia. Yakni, paru-paru obstruktif kronis (PPOK), asma, dan bronkitis. Sebagian calon jamaah haji (CJH) memang sudah tahu bahwa dirinya menderita penyakit itu. “Namun, ada juga yang baru tahu ketika yang bersangkutan menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai syarat sebelum berangkat,” kata dr Arief Bakhtiar SpP, spesialis paru-paru  RSUD dr Soetomo Surabaya.
Pada penderita PPOK, paru-paru mengalami perubahan struktur menjadi lebih longgar. Aliran napas atau airway dan kinerja paru-paru terganggu. Napas cenderung pendek, mudah sesak, dan mudah lelah. “PPOK terjadi, salah satunya, karena kebiasaan merokok yang terus-menerus hingga akhirnya paru-paru terdampak,” jelas dr Bambang Susilo Simon SpP FCCP, spesialis paru-paru dari Siloam Hospitals Surabaya.
Pada penderita asma, penyakit umumnya bawaan (kongenital) atau dipicu alergi mikroorganisme maupun zat asing (debu atau asap). “Berbeda dengan PPOK, asma bisa muncul sewaktu-waktu. Termasuk saat ada infeksi seperti ISPA,” tutur Arief.
Pada penderita asma, saluran napas mengalami penyempitan karena pembengkakan dan dipenuhi riak. Pertukaran oksigen dan karbon dioksida terganggu. Sementara itu, pada penderita bronkitis, yang bermasalah adalah bronkus. Karena iritasi atau infeksi, bagian bronkus menjadi penuh dengan mukosa atau riak.
Tiga penyakit paru itu bisa kambuh jika penderita mengalami ISPA yang sering menyerang jamaah haji. Tiga penyakit paru-paru itu juga bersifat akut sehingga eksaserbasi atau kambuhnya bisa tiba-tiba. Pada sejumlah kasus ekstrem, penderita ditemukan meninggal dunia karena henti napas. “Solusi utama untuk mencegah kambuhnya penyakit paru-paru  adalah meningkatkan imunitas tubuh. Salah satunya dengan membekali diri dengan imunisasi flu sebelum berangkat,” terang Bambang. (len/c11/ayi)

Sumber : Jawa Pos, 16 Agustus 2016 
Picture :https://pixabay.com/id/mekkah-haji-orang-orang-grup-orang-66985/ 

No comments:

Post a Comment