Akibat Terlalu Sering Mengenakan High
Heels dan Celana Skinny
Ada
Risiko Terkena Compartment Syndrome
Perpaduan antara
celana Skinny dan high heels sanggup menampilkan bentuk kaki jenjang serta
tubuh bak peragawati. Namun, penggunaannya harus smart. Sebab, berbagai
gangguan kesehatan bisa terjadi jika sering menggunakannya.
BERDASAR pemberitaan di USA Today, Juni lalu seorang perempuan
di Australia dilarikan ke rumah sakit. Penyebabnya adalah pemakaian skinny jeans yang terlampau ketat. Kaki
perempuan yang tak disebutkan namanya itu bengkak, kebas, bahkan terdapat
kerusakan pada jaringan otot dan saraf. Bagian kaki dan tungkainya mengalami
apa yang disebut sebagai compartment syndrome.
Penderita pun sulit berdiri dan berjalan secara normal.
Compartment syndrome merupakan salah satu gangguan yang
ditimbulkan oleh gangguan material pakaian yang terlalu ketat. Umumnya, sindrom
itu menyerang bagian abdomen (kaki hingga paha) dan lengan. Tak ayal,
penggunaan skinny jeans atau celana
ketat bisa meningkatkan potensi terkena gangguan tersebut di bagian kaki.
Dokter
Robertus Dhany Prasetyanto Sp BKTV dari Rumah Sakit RKZ Surabaya menjelaskan,
kompartemen adalah sebuah bagian terdiri atas otot, pembuluh darah, dan saraf.
Dalam tubuh manusia, kompartemen banyak ditemukan di kaki dan lengan. Ia juga
merupakan bagian yang paling sering bergerak.
Karena
banyaknya pergerakan di bagian itu, memang
sebaiknya bagian-bagian kompartemen tidak terbungkus pakaian dengan
ketat. Selain gerak, peredaran darah akan terhambat. “Pada pemakaian celana skinny, aliran darah terhambat adalah
dari kaki ke jantung,” ujar Dhany.
Sejatinya,
darah dari kaki mengalir kembali ke jantung lewat pembuluh vena. Terdapat dua
jenis pembuluh vena, yakni vena dalam dan vena luar. Yang terdampak gangguan celana
skinny adalah vena luar. Karena
tergencet, aliran darah pada pembuluh vena melambat dan tidak bisa berjalan
lancar menuju jantung. Darah pun terkumpul di kaki sehingga mengakibatkan
pembengkakan.
Pembengkakan,
yang kadang disertai nyeri, lantas bisa bertambah parah. Warna kaki yang semula
merah karena bengkak berangsur membiru. Bagian saraf yang tergencet juga
terdamapak, yang ditandai dengan sensasi kesemutan dan kebas. Lama-kelamaan,
saraf tidak berfungsi dan kulit mulai mati rasa. Itulah dampak ekstrem dari compartment syndrome.
Selain kaki,
bagian lengan bisa terkena gangguan tersebut walaupun jarang terjadi. Umunya,
atasan dengan bagian lengan yang terlalu ketat menjadi penyebabnya. “Dampak
atau sensasi yang ditimbulkan kurang lebih sama dengan compartment syndrome pada kaki,” jelas Dhany.
Selain celana
atau pakaian yang terlalu ketat, pemakaian high
heels perlu cermat. Sepatu hak tinggi ternyata juga membuat aliran darah
melambat karena pembuluh darah yang posisinya berubah. Apalagi, sepatu hak tinggi
yang digunakan berbentuk stiletto sehingga
posisi tungkai tertarik ke belakang.
Sepatu high heels juga bisa mengakibatkan
terjadinya ortopedi. “Bentuk sepatu akan mengakibatkan kerusakan pada
persendian di ankle dan lutut,” ujar
dr Their Effendi SpOT, pakar ortopedi dari Rumah Sakit Ortopedi dan
Traumatologi Surabaya. Yang paling sering terjadi adalah osteoarthritis atau radang sendi.
Penggunaan high heels yang berlebihan akan membuat
sensasi nyeri di bagian kaki. Itu merupakan gejala awal terjadinya radang
sendi. Jika rasa nyeri itu dibiarkan, radang sendi bakal menyerang. Kerusakan
sendi secara permanen pun bisa terjadi. “Bahkan, rasa nyeri itu bisa menjalar
hingga bagian atas, yakni pinggang atau punggung,” tutur Their.
Peradangan
tidak hanya tejadi pada persendian. Bentuk high
heels yang meruncing di bagian ujung juga akan memengaruhi kesehatan
telapak kaki. Yang bisa trerdampak adalah bagian jari dan tumit. Jari dan tumit
awalnya akan berwarna kemerahan dan terasa sakit. Lama-kelamaan, peradangan atau
luka bisa terjadi. Bahkan mengubah bentuk tulang jari dan tumit.
Karena itu,
Dhany menambahkan, sebaiknya celana ketat dan sepatu hak tinggi tidak digunakan
setiap hari. “Jangan tiap kesempatan menggunakan celana skinny. Misalnya, dua atau tiga hari sekali saja,” ujar Dhany. (len/c19/jan)
Sumber:
Jawa Pos, 20 Nopember 2015
Kulit Bisa Iritasi
BUKAN hanya gangguan kesehatan di
bagian kaki, penggunan celana skinny dan
high heels juga dapat mengakibatkan
gangguan lain. Mulai gangguan kulit hingga kemandulan.
Dokter Ahmad Anies Shahab SpU dari
RS Bedah Surabaya menjelaskan, terlampau sering mengenakan celana skinny bisa kena gangguan organ intim.
“Tidak hanya menggencet saraf di kaki, tapi juga area organ intim. Suhu di area
itu makin lembap,” terangnya. Apalagi yang berbahan jins karena sifatnya
kuarang bisa menyerap keringat.
Suhu lembap menjadi tempat ideal
bagi tumbuhnya jamur. Salah satu gangguan yang disebabkan jamur adalah PID (pelvic inflammatory disease) atau
gangguan pada bagian genitalia di panggul. Jika PID dibiarkan terlalu lama,
akan terjadi penyempitan di saluran tuba
fallopi yang menuju ovarium. Kesuburan pun dapat berkurang.
Anies mengungkapkan, celana skinny bisa mengakibatkan gangguan
kulit. Sebab, celana tersebut berpengaruh pada proses aerasi atau kemampuan
kulit untuk bernapas dan menjadi saluran keringat. Kalau keringat terhambat
keluar, kulit bakal iritasi. “Tandanya adalah gatal dan kemerahan,” tutur dia.
Selain di bagian genitalia, jamur
dan bakteri bisa tumbuh pada kulit di bagian lipatan, yakni selangkangan dan
belakang lutut. Bagian itu memiliki tingkat kelembapan yang tinggi karena
keringat tidak dapat keluar dengan baik. (len/c14/jan)
Sumber:
Jawa Pos, 20 Nopember 2015
Smart Menggunakan Celana Skinny dan High Heels
·
Kenakan
hanya untuk acara tertentu. Pilih skinny
jeans yang tidak terlalu ketat, tetapi tetap membentuk kaki.
·
Imbangi
penggunaan skinny jeans dengan tidak
mengenakan pakaian dalam yang terlampau ketat.
·
Cari
bahan yang mudah menyerap keringat.
·
Jangan
gunakan skinny jeans untuk aktivitas
yang memerlukan banyak gerak.
·
Untuk
high heels, penggunaan stiletto sebaiknya dibatasi. Untuk
kegiatan sehari-hari, pilihlah sepatu dengan hak yang tidak lebih dari 5 cm.
·
Saat
sedang duduk dengan menggunakan skinny
jeans dan high hells, jangan
menekuk kaki. Luruskan kaki agar aliran darah tetap lancar dan bagian lipatan
tidak tertekan.
Sumber:
Jawa Pos, 20 Nopember 2015
Picture :https://pixabay.com/id/perempuan-model-mendoza-latin-1211747/

The Best Of Spades T-Shirt: The Best Of The Spades T-Shirt
ReplyDeleteFrom our T-Shirt rocket league titanium white octane to the T-Shirt Classic, you will have access titanium price to a selection of new and upcoming T-Shirt designs, titanium or ceramic flat iron plus all titanium chopsticks you need titanium trim hair cutter reviews to know about them!