Rileks agar Ingatan Tetap Tajam
OTAK manusia memiliki kapasitas dalam
menampung memori. Penelitian terbaru yang dilakukan UCLA Longevity Center
menunjukkan, kecepatan memori otak akan menurun secara bertahap. Proses
tersebut dimulai ketika seseorang memasuki akhir usia 20 tahunan. Meski
demikian, ada bebrapa hal yang bisa dilakukan untuk menjaga ingatan agar tetap
tajam.
Selain
hormon, istirahat yang cukup mampu mendongkrak daya ingat. Terutama tidur siang
selama 45 menit. “Proses mengingat kembali jauh lebih cepat dibanding mereka
yang menghabiskan siang untuk menonton TV,” ungkap Gary Small, peneliti UCLA
Longevity Center.
Efek rileks
juga berperan penting dalam menjaga ketajaman ingatan. Sebuah studi Washington
University School of Medicine, St. Louis menunjukkan, perempuan yang mengalami
stres tinggi mengalami penurunan volume hippocampus
bagian kanan. Bagian otak tersebut
berfungsi mengatur emosi dan memori.
Cardio dan aktivitas olahraga juga ampuh
mengurangi laju penurunan ingatan. “Saat berolahraga, aliran darah dan asupan
oksigen ke otak lebih baik. Jadi, pertumbuhan dan perbaikan sel otak ikut
membaik,” kata Majid Fotuhi MD, chairperson
Memosyn Neurology Institute. (fam/c15/ayi)
Sumber:
Jawa Pos, 15 September 2015
No comments:
Post a Comment