Google search

Custom Search

Translate

Saturday, 27 February 2016

Bising

Kebisingan Ancam Jantung

                SEBUAH riset di Amerika Serikat menunjukkan, orang-orang yang bekerja di lingkungan terlalu bising berisiko menderita penyakit jantung. Para peneliti College of Public Health University of Kentucky menjelaskan, banyak pekerja usia produktif yang mengalami gangguan pendengaran frekuensi tinggi akibat paparan bunyi yang terlampau sering.
            Ketua tim peneliti Dr Wen Qi Gan menyatakan, risiko penyakit jantung koroner bisa meningkat hingga dua kali lipat. “Jika mereka terpapar kebisingan pada di bawah 50 tahun, peluangnya meningkat hingga empat kali,” katanya dikutip dari Fox News.


            Penelitian tersebut melibatkan 5.223 responden berusia 20-69 tahun dengan jangka waktu 1999-2004. Meski demikian, para peneliti menjelaskan, peluang terkena penyakit jantung tidak muncul pada orang yang menderita ketulian satu sisi atau kehilangan pendengaran frekuensi rendah. “Risikonya bergantung pada jenis pekerjaan yang mereka jalani dan lama paparan,” lanjut Gan.
            Dia emnyatakan, para pegawai mengurangi paparan kebisingan atau polusi suara di tempat kerja atau rumah. Caranya, menggunakan penutup telinga selama beraktivitas dengan tingkat kebisingan tinggi. “Selain dari tempat kerja, kebisingan bisa berasal dari lingkungan rumah atau kegiatan sehari-hari,” tegas Gan. (fam/c15/ayi)

Sumber: Jawa Pos, 6 Oktober 2015

No comments:

Post a Comment