Google search

Custom Search

Translate

Friday, 1 April 2016

Bleeding Stroke 2



Penyembuhan Lebih Lama

                SELAIN serangannya yang tidak terduga, penyembuhan stroke perdarahan itu lama. Spesialis kedokteran fisik rehabilitasi RS Mitra Keluarga dr Meisy Andriana SpKFR(K) menjelaskan bahwa pendarahan dalam otak mengakibatkan sel-sel saraf mengalami kerusakan atau kematian. “Apalagi, bagi pasien yang usianya sudah lanjut, penyembuhannya akan lebih lama,” ujar dokter yang juga berpraktik di RSUD dr Soetomo tersebut.


Pemulihan pascastroke pendarahan bergantung pada beberapa hal. Misalnya, usia pasien, letak dan lokasi pendarahan, cepat dan tepatnya penanganan di rumah sakit, efektivitas fisioterapi pascastroke, hingga motivasi penderita dan dukungan keluarga.
Meisy menyebutkan, program terapi untuk kasus stroke pendarahan dibagi menjadi tiga. Pertama adalah fase akut atau fase setelah operasi. Biasanya dua minggu setelah pendarahan terserap. Kondisi pasien juga mulai stabil. Program rehabilitasinya cukup simple. Utamanya, dengan bantuan dokter rehabilitasi medic atau fisioterapi, pasien menjalani latihan di tempat tidur. Misalnya, mencoba mulai menggerakkan anggota tubuh. “Gerakan-gerakan yang menstimulasi sensoris pada sisi yang lumpuh,” kata Meisy.
Bila pasien masih menggunakan alat bantu pernapasan, gerakan diarahkan untuk melatih obat pernapasan aktif dan pasif. Program kedua masuk dalam fase subakut. Dalam fase itu, pasien dianggap telah melewati masa kritis. Pendarahan dalam otak benar-benar terserap. Jadi, pasien sudah bisa melakukan mobilisasi.
Pasien akan diarahkan untuk melatih keseimbangan. Muali duduk, berdiri, hingga berjalan. Terakhir adalah fase kronil atau penyembuhan. Program terapinya bergantung kebutuhan pasien.
Dari semua efek samping stroke pendarahan, yang paling sering terjadi adalah gangguan bicara. “Karena pendarahannya menyerang bagian otak yang bertanggung jawab atas pelaksanaan motorik bicara,” paparnya. Namun, jika disiplin minum obat, mengikuti terapi, pasien pasti bisa sembuh seperti sedia kala. (ina/c14/jan)
Sumber: Jawa pos, 9 Oktober 2015

Penyebab Stroke Pendarahan

·         Usia. Semakin tua, elastisitas pembuluh darah semakin berkurang. Risiko stroke pendarahan pun meningkat.
·         Hipertensi. sebesar 80 persen penderita mempunyai riwayat hipertensi.
·         Mempunyai penyakit kelainan pembuluh darah seperti aneurisma atau AVM (arteriovenous malformation).
·         Sering mengonsumsi obat pengencer darah.

Gejala Stroke Pendarahan

·         Perubahan tingkat kesadaran (mengantuk, letih, apatis, koma).
·         Sulit berbicara atau memahami orang lain.
·         Sulit menelan.
·         Sulit menulis atau membaca.
·         Sakit kepala ketika berbaring, bangun dari tidur, membungkuk, batuk, atau kadang terjadi secara tiba-tiba.
·         Kehilangan koordinasi.
·         Kehilangan keseimbangan.
·         Perubahan gerakan, biasanya pada satu sisi tubuh.
·         Mual atau muntah.

·         Kejang.

No comments:

Post a Comment