Anjuran Perempuan untuk Cek Jantung
PEREMPUAN kurang menyadari gejala
penyakit jantung karena mereka lebih peduli cek payudara. Hal tersebut membuat
para perempuan kurang memperhatikan kadar kolesterol dan tekanan darah.
Berdasar
hasil riset dari Paris Cardiovascular Research Centre, perepuan lebih sering
meninggal dibandingkan dengan laki-laki setelah melakukan pengobatan serangan
jantung. Perempuan juga cenderung tidak banyak melakukan angioplasti. Yaitu,
tindakan untuk membuka pembuluh darah arteri koroner guna meningkatkan aliran
darah ke jantung.
Professor
Carlo Di Mario, pemimpin divisi penyakit jantung koroner di Royal Brompton dan
Harefield NHS Trust di London, menambahkan, ketika perempuan mendapat serangan
jantung, mereka berisiko terkena diabetes. Keduanya sangat berbahaya jika
dibiarkan. “Bila sudah pernah terkena serangan jantung dan diabetes, risiko
kematian bisa lebih tinggi,” ungkapnya.
Karena itu,
Di Mario menegaskan, kurangnya kesadaran perempuan terhadap penyakit tersebut
perlu ditindaklanjuti. “Seorang perempuan sehat sering memeriksa payudara saat
mandi, tapi belum tentu berpikir untuk memeriksa kadar kolesterol dan tekanan
darah tinggi secara rutin,” katanya. Padahal, perempuan juga bisa terkena
serangan jantung. (Dailymail/ina/c15/jan)
Sumber:
Jawa Pos, 1 September 2015
No comments:
Post a Comment