Google search

Custom Search

Translate

Saturday, 9 April 2016

RUN

Anne Bagikan Semangat Lewat Lari

               
         KETIKA didiagnosis menderita penyakit kanker, aktivitas tidak lantas harus berhenti. Misalnya, yang dialami Anne Boyle yang kini menjadi survivor kanker payudara. Kali pertama terdiagnosis kanker payudara stadium 2 pada Mei 2014, Anne tidak meninggalkan hobi berlari.
 Dia malah aktif terlibat dalam event pengumpulan dana lewat lari Great Scottish Run di Skotlandia. Selama masa pengobatan, Anne juga ikut berbagai event lari 5K hingga 10K. menjalani hobi sebagai pelari dalam kondisi sakit memberikan pengalaman tersendiri.


Anne memberikan beberapa tip bagi pelari yang punya riwayat pengobatan kanker. “Pertama, jangan memforsir diri sendiri. Bila merasa lelah di tengah berlari, saya sering jalan,” ujar perempuan asal Skotlandia tersebut.
Kedua, sedapat-dapatnya jangan lari sendiri. Lari bersama teman-teman akan lebih menyenangkan. Mengikuti event lari adalah solusi terbaik. Ketiga, tidak ada salahnya mempunyai aplikasi lari dalam handphone. “Aplikasi itu akan mencatat kemampuan berlari Anda. Jadi, Anda bisa mengevaluasi kemampuan selama sakit,” paparnya.
Yang tidak kalah penting, kata dia, kita bisa mendengarkan musik selama lari. Mendengarkan musik dapat membuat ketahanan tubuh saat lari lebih lama. Sebaiknya, jika bisa, yang paling bagus adalah lari pada pagi hari. Udara pagi mampu membikin mood tetap terjaga.
Saat ikut event lari, kadang Anne embawa suporter sendiri. Ketika mencapai garis finis, suporter  bakal memberikan sensasi berbeda saat meneriaki kita. (breastcancercare.org/ina/c14/jan)
Sumber: Jawa pos, 9 Oktober 2015


No comments:

Post a Comment