Anne Bagikan Semangat Lewat Lari
KETIKA didiagnosis menderita penyakit kanker, aktivitas tidak lantas harus berhenti. Misalnya, yang dialami Anne Boyle yang kini menjadi survivor kanker payudara. Kali pertama terdiagnosis kanker payudara stadium 2 pada Mei 2014, Anne tidak meninggalkan hobi berlari.
Dia
malah aktif terlibat dalam event pengumpulan
dana lewat lari Great Scottish Run di Skotlandia. Selama masa pengobatan, Anne
juga ikut berbagai event lari 5K
hingga 10K. menjalani hobi sebagai pelari dalam kondisi sakit memberikan pengalaman
tersendiri.
Anne memberikan beberapa tip bagi pelari yang punya
riwayat pengobatan kanker. “Pertama, jangan memforsir diri sendiri. Bila merasa
lelah di tengah berlari, saya sering jalan,” ujar perempuan asal Skotlandia
tersebut.
Kedua, sedapat-dapatnya jangan lari sendiri. Lari bersama
teman-teman akan lebih menyenangkan. Mengikuti event lari adalah solusi terbaik. Ketiga, tidak ada salahnya
mempunyai aplikasi lari dalam handphone. “Aplikasi
itu akan mencatat kemampuan berlari Anda. Jadi, Anda bisa mengevaluasi
kemampuan selama sakit,” paparnya.
Yang tidak kalah penting, kata dia, kita bisa
mendengarkan musik selama lari. Mendengarkan musik dapat membuat ketahanan
tubuh saat lari lebih lama. Sebaiknya, jika bisa, yang paling bagus adalah lari
pada pagi hari. Udara pagi mampu membikin mood
tetap terjaga.
Saat ikut event lari,
kadang Anne embawa suporter sendiri. Ketika mencapai garis finis, suporter bakal memberikan sensasi berbeda saat
meneriaki kita. (breastcancercare.org/ina/c14/jan)
Sumber:
Jawa pos, 9 Oktober 2015

No comments:
Post a Comment