MASYARAKAT
urban makin peduli terhadap pola makan yang sehat. Sebaiknya bukan hanya itu,
proses memasak serta lingkungan dapur juga harus diperhatikan. Sebagai seorang
ibu yang tergolong sering memasak, Lula Kamal memberikan saran untuk memilih kitchen set
yang tepat.
Bukan sekedar
desain yang menarik, fungsinya juga perlu diperhatikan untuk mencegah gangguan
kesehatan. “Cooker hood harus ada. Karena itu bisa menyerap asap
sebelum masuk ke saluran pernapasan,” ucapnya. Masyarakat yang tinggal di permukiman padat atau
apartemen sangat disarankan menggunakan dapur yang dilengkapi cooker hood .
Mega Lohanda,
seorang ibu satu putri yang bertempat tinggal di wilayah Cipete, Jakarta
Selatan, mengaplikasikan penggunaan cooker
hood di dapur rumahnya. Selain itu,
untuk meminimalkan dampak asap, ketika memasak, Mega selalu membuka pintu dan
jendela agar sirkulasi udara lebih lancar. “Kamar berada di lantai 2. Anak saya
turun ke bawah ketika asap sudah hilang,” ucapnya.
Selain berdampak
terhadap saluran pernapasan, terpapar asap ketika memasak bisa mengakibatkan
iritasi mata serta berpengaruh buruk terhadap kulit. Asap yang mengandung
oksidan tinggi bisa mengakibatkan mutasi sel dan kerusakan kolagen, terutama
pada kulit wajah. Belum lagi uap minyak yang dihasilkan ketika proses memasak
bisa menempel di kulit dan mengakibatkan jerawat, biang keringat, atau jamur
pada lipatan kulit.
Dokter berdarah
Arab, Sunda, Betawi itu memberikan tip untuk membatasi menggoreng serta proses
memasak yang memerlukan waktu lama seperti membuat rending. Sebaiknya diganti
dengan merebus.(nor/c22/dos)
Sumber: Jawa Pos
No comments:
Post a Comment