Growth Spurts Period Survival
Sampai seberapa sering bayi akan menyusu?
Frekuensinya
bisa dua kali lipat bila dibandingkan dengan biasanya. Bahkan sejam hingga 30 menit
sekali. Karena itu, bayi akan sulit lepas dari ibu.
Apa akan membuat kita bergadang?
Apakah ASI saya bisa benar-benar cukup?
Perlu asupan
tambahan? Percalah akan cukup! Ketika bayi sering menyusu, ASI yang dihasilkan
mama juga bakal makin banyak. Tidak perlu susu formula atau asupan lain karena natural
alert untuk produksi ASI itu tadi akan terganggu.
Kapan saya tahu bayi saya sudah kenyang?
Setelah dia
berhenti menyusu, cobalah menggendongnya sambil berjalan-jalan. Jika sudah
kenyang, dia akan terlelap. Jika masih ingin lagi, dia akan kembali menangis.
Bagaimana membedakannya dengan ASI saya yang memang
ternyata kurang?
Coba
perhatikan bobot dan popoknya. Selama masa itu bayi banyak buang air (minimal 6
kali sehari) dan berat badannya naik, artinya memang sedang terjadi growth
spurts.
Berapa lama ini terjadi? Apa tandanya sudah
selesai?
Biasanya hanya
3-4 hari meski ada yang mengalami lebih dari seminggu. Setelah periode itu,
bayi akan tidur lebih lama dan tenang. Jangan dibangunkan untuk minum susu.
Tidur juga penting untuk proses tersebut. Frekuensi menyusu bakal kembali
normal. Begitu juga produksi ASI mama. Kapan
saya harus khawatir?
Saat bayi
lapar terus dan rewel lebih dari 2 minggu, namun tidak ada penambahan berat
badan yang signifikan. Punya timbangan digital di rumah bisa berguna banyak
untuk memeriksa hal tersebut. (puz/c14/dos)
Sumber: Jawa Pos, 12 Pebruari 2015
No comments:
Post a Comment