Google search

Custom Search

Translate

Monday, 25 January 2016

FOR KIDS: Sedia Payung Sebelum Hujan

Bersiap Menghadapi Pergantian Musim

Sedia Payung Sebelum Hujan

Indonesia sudah memasuki musim hujan pada Desember. Akhirnya, setelah berpanas-panas di musim kemarau, kita harus bersiap kalau hujan turun. Apa yang harus kita persiapkan ya, teman-teman?
                TIK tik tik bunyi hujan di atas genting. Tahu kan lirik lagu itu? Lagu ciptaan mendiang Ibu Soed itu menggambarkan suasana ketika hujan. Bayangkan, jalan di luar rumah, lapangan di sekolah, dan taman bermain tempat kalian bersenang-senang basah oleh air hujan. Belum lagi banyak genangan air. Ketika hujan, biasanya aka nada petir dengan suara keras.
            Waduh, bisa-bisa kita basah karena kehujanan. Supaya nggak  kebasahan, kita perlu mempersiapkan peralatan khusus. Pertama, jangan lupa bawa payung. Seperti kata pepatah,  sedia payung sebelum hujan, lebih baik membawa payung saat musim hujan. Sebab, bisa jadi hujan turun tiba-tiba. Awalnya cerah, tiba-tiba mendung dan hujan deras.
            Payungnya jangan yang punya orang dewasa ya. Sekarang banyak kok  payung khusus untuk anak kecil. Warna serta gambarnya pun lucu dan beragam. Ada superheroes, princess, atau tokoh kartun yang imut. Payung kalian tambah menarik deh.
Kita juga harus mempersiapkan jas hujan. Benda itu akan memberikan perlindungan menyeluruh terhadap tubuh kita. Mulai kepala sampai lutut, semua bisa terlindungi dari hujan, perhatikan bahannya ya. Pilihlah bahan yang kedap air supaya badan kalian tidak basah ketika kehujanan.
Sama seperti payung, sekarang ada jas hujan untuk anak-anak. Ada yang berbentuk mantel (terusan). Ada pula yang terdiri atas atasan dan bawahan. Warna dan gambarnya pun bermacam-macam. Jas hujan juga bisa dilipat dan dibawa dengan menggunakan tas khusus. Praktis dan tidak merepotkan.
Nah, kalau mau lebih aman, kalian juga bisa pakai sepatu bot saat hujan. Sepatu ini terbuat dari karet yang bisa melindungi bagian kaki kalian.  Jadi, tidak perlu khawatir kaki basah.
Hmm, kalau lagi hujan, kita nggak  bisa main diluar deh. Jangan sedih dulu, teman. Walaupun tidak bisa main di luar, kita tetap bisa lho bersenang-senang. Tapi, tetap di dalam rumah. Coba kalian lihat di dalam. Coba kalian lihat di dalam rumah kalian. Pasti ada suatu hal yang asyik buat dilakukan.
Misalnya, kalian bisa menonton film, entah di televisi atau DVD. Nontonnya bersama orang tua, kakak, atau adik. Tapi, hati-hati ya. Kalau ada dinding atau atap yang bocor di dekat televisi, lebih baik kalian tidak menyalakan televisi dulu. Sebab, sangat berbahaya kalau air bertemu dengan listrik. Bisa terjadi korsleting dan kebakaran.
Nah, biasanya nih, mama-mama kita sering membuat penganan dan minuman hangat yang lezat kalau hujan. Ada gorengan, sup, the, susu, dan roti. Coba deh, kalian menyantap sajian hangat di tengah cuaca dingin. Hmmmm… sedap! Daripada main hujan-hujanan di luar, kan  lebih enak menyantap sajian hangat buatan mama. (len/c19/jan)

Tetap Jaga Daya Tahan Tubuh

                HAYOO, siapa saja yang suka hujan-hujanan? Memang asyik kalau bermain air. Tapi, hujan-hujanan itu nggak bagus lho buat kesehatan. Soalnya, air hujan belum tentu bersih. Bisa jadi ada kuman yang bikin kalian sakit.
Menurut dokter Arief W. Rosli dari RSIA Kendangsari Surabaya, hujan-hujanan bisa membuat kita terkena berbagai penyakit. “Penyakitnya mulai diaresampai flu atau demam,” kata dokter Arief. Kalau kita sakit, tentu kegiatan sehari-hari akan terganggu.
Yuk, kita pelajari lebih lanjut kenapa air hujan bisa mngakibatkan penyakit-penyakit tersebut. Air hujan yang belum tentu bersih bisa tertelan oleh kita. Selanjutnya, kuman di air tersebut bakal mengakibatkan penyakit saat masuk ke tubuh. Diare pun terjadi. Yang salah satunya ditandai dengan sakit perut. Aduhh.
Cuaca yang dingin saat hujan juga bisa menurunkan daya tahan tubuh kita. Akhirnya, kita bisa terkena demam dan flu. Bersin-bersin, badan panas, sakit kepala, dan batuk pilek pun kita alami.

Dokter Arief juga bilang, kalau musim hujan, penyakit demam berdarah sangat sering terjadi. “Genangan air akibat hujan bisa menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti, pembawa penyakit demam berdarah,” jelasnya. Kalau daya tahan tubuh kita lemah, kita juga bisa kena penyakit tersebut lho.  Karena itu kita harus menjaga daya tahan tubuh kita supaya badan tetap fit dan sehat. (len/c22/jan)

Yuk Dipraktikkan!

Musim hujan bisa menyebabkan penyakit, maka jaga kesehatan dan daya tahan tubuh. Makan makanan bergizi dan istirahat cukup. Kalau kalian sedang di luar, lebih baik cari tempat berteduh jika hujan turun. Untuk mencegah demam berdarah, yuk kita bersih-bersih. Singkirkan barang bekas yang bisa jadi tempat nyamuk berkembang biak. Supaya tetap nyaman di cuaca dingin musim hujan, sediakan baju hangat jika hendak bepergian. Jangan buang sampah sembarangan untuk mencegah terjadinya banjir.
Sumber: Jawa Pos, 3 Desember 2015

No comments:

Post a Comment