ADA beberapa orang yang memiliki gangguan mental berupa kecemasan
saat malam alias evening anxiety. “Orang
–orang tersebut tidak mampu mengolah mental dan pikiran sehingga mengalami
resah berkepanjangan,” ujar Katharina Star PhD, pakar kesehatan mental dan panic disorder.
Hal itu tentu
harus diantisipasi. Sebab, resah atau cemas berkepanjangan akan menguras tenaga
serta memperparah stres.
Karena itu,
sepulang kerja, coba sugesti diri untuk melupakan sejenak permasalahan
sepanjang hari tersebut. Metode self-talk
bisa sangat berguna. Katakan kepada diri sendiri bahwa semua akan baik-baik
saja, masalah bisa diselesaikan besok. “Tidak perlu membawa semua beban pikiran
dari kantor ke rumah,” kata Star.
Alternatif lain, coba metode relaksasi. Dengarkan lagu yang disukai, tonton saluran televisi favorit, atau lakukan aktivitas yang menyenangkan. Hal-hal yang disukai bisa mengalihkan pikiran untuk semalam sebelum kembali berkutat dengan aktivitas esok hari. “Camkan dalam pikiran bahwa masalah besok bukan untuk hari ini,” ujar Star.
Olahraga juga
bisa menjadi pilihan yang tepat. Karena kondisi tubuh sudah lelah, coba pilih
olahraga yang ringan tetapi fun. Senam aerobic yang diiringi music favorit,
berenang atau jalan santai, hingga yoga adalah beberapa pilihan tepat.
Yang tak
kalah penting adalah mengubah mindset.
Orang yang gelisah hingga malam cenderung berpikir bahwa semua, termasuk
masalah pada masa depan, harus diselesaikan sekarang. Tentu saja itu tidak
baik. Jangan memaksakan untuk menyelesaikan masalah masa depan pada masa kini.
Gunakan masa kini untuk bersyukur.
“Sepulang
kerja, coba biasakan waktu bersama orang-orang terdekat dan berpikir bahwa kita
sedang bahagia,” ungkap Star. (AboutHealth/len/c5/jan)
Sumber:
Jawa Pos, 1 Januari 2016
No comments:
Post a Comment