Google search

Custom Search

Translate

Tuesday, 26 January 2016

EVENING ANXIETY. Apakah itu?



Menyiasati Gangguan Evening Anxiety

 ADA beberapa orang yang memiliki gangguan mental berupa kecemasan saat malam alias evening anxiety. “Orang –orang tersebut tidak mampu mengolah mental dan pikiran sehingga mengalami resah berkepanjangan,” ujar Katharina Star PhD, pakar kesehatan mental dan panic disorder.
Hal itu tentu harus diantisipasi. Sebab, resah atau cemas berkepanjangan akan menguras tenaga serta memperparah stres.
Karena itu, sepulang kerja, coba sugesti diri untuk melupakan sejenak permasalahan sepanjang hari tersebut. Metode self-talk bisa sangat berguna. Katakan kepada diri sendiri bahwa semua akan baik-baik saja, masalah bisa diselesaikan besok. “Tidak perlu membawa semua beban pikiran dari kantor ke rumah,” kata Star.

Alternatif lain, coba metode relaksasi. Dengarkan lagu yang disukai, tonton saluran televisi favorit, atau lakukan aktivitas yang menyenangkan. Hal-hal yang disukai bisa mengalihkan pikiran untuk semalam sebelum kembali berkutat dengan aktivitas esok hari. “Camkan dalam pikiran bahwa masalah besok bukan untuk hari ini,” ujar Star.
Olahraga juga bisa menjadi pilihan yang tepat. Karena kondisi tubuh sudah lelah, coba pilih olahraga yang ringan tetapi fun. Senam aerobic yang diiringi music favorit, berenang atau jalan santai, hingga yoga adalah beberapa pilihan tepat.
Yang tak kalah penting adalah mengubah mindset. Orang yang gelisah hingga malam cenderung berpikir bahwa semua, termasuk masalah pada masa depan, harus diselesaikan sekarang. Tentu saja itu tidak baik. Jangan memaksakan untuk menyelesaikan masalah masa depan pada masa kini. Gunakan masa kini untuk  bersyukur.
“Sepulang kerja, coba biasakan waktu bersama orang-orang terdekat dan berpikir bahwa kita sedang bahagia,” ungkap Star. (AboutHealth/len/c5/jan)

Sumber: Jawa Pos, 1 Januari 2016

No comments:

Post a Comment